Pelantut lagu 'Pertama' itu menjalani pemeriksaan pada Selasa 27 September 2016 sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 19.40 WIB. Reza yang diperiksa sebagai saksi itu merasa tidak tertekan karena suasana pemeriksaan panjang itu berlangsung penuh kekeluargaan.
Ketika ditanya tentang isi pemeriksaan, Reza yang tampil lebih segar dengan rambut barunya yang di-highlight warna hijau mengeluarkan jurus andalam Desy Ratnasari 'no comment'.
Rangkaian kesaksian Reza diungkap oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono. Dia menjelaskan Reza mengaku melihat dugaan ritual seks menyimpang yang dilakukan Gatot Brajamusti di padepokannya. Ritual seks ini diawali dengan menghisap sabu yang disebut 'aspat' oleh Aa Gatot dan pengikutnya.
"Kalau ditanya ritual seks dari fakta hukum, dari keterangan korban, saksi bahkan asistennya sendiri pernah melihat, mengintip, bahwa penuturan korban diberikan aspat untuk mengusir jin dan kemungkinan besar aspat itu sabu. Wajar namanya sudah diberi sabu maka perilakunya juga tidak normal," papar Awi.
Fakta-fakta di atas bagai mematahkan keterangan Reza sebelumnya. Ibu dua anak ini awalnya menegaskan tidak ada perilaku seks menyimpang di padepokan Gatot Brajamusti. Selama di sana, menurut dia, aktivitas yang dilakukan salat dan mengaji. "Tidak benar!," ucap Reza singkat usai diperiksa polisi pada Rabu 14 September 2016 lalu.
Ini kesaksian Reza Artamevia:
http://ift.tt/2cKztV9
0 comments:
Post a Comment