Reza Artamevia Adriana Eka Suci adalah seorang penyanyi dan aktris berkebangsaan Indonesia. Penyanyi berdarah campuran Jawa dan Sunda dengan suara altonya yang khas ini pertama kali tampil pada tahun 1997 dan melesat bak meteor ke deretan papan atas penyanyi solo wanita Indonesia. Reza Artamevia terlahir dalam keluarga yang memiliki darah seni.
Kakeknya memiliki sanggar tari Jawa dan ibunya yang Keturunan solo sering menari di Istana Negara dari zaman pemerintahan Presiden Soekarno sampai Presiden Soeharto. Selain profesional dalam dunia tarik suara, Reza sendiri juga gemar menari dan ia menguasai beberapa tarian Jawa klasik.
Kemampuan sebagai penyanyi profesional Reza mulai dilihat orang ketika menjadi penyanyi latar kelompok band Dewa 19. Ia sering mendampingi tur musik mereka di berbagai daerah. Suara Reza yang memiliki warna tersendiri, mengundang musisi pentolan grup Dewa 19, Ahmad Dhani, terpikat untuk mengorbitkan dirinya.
Dibimbing oleh sang produser Ahmad Dhani (Ahmad Band dan personel Dewa 19), Reza akhirnya masuk ke dapur rekaman dan lahirlah debut album yang pertama "Keajaiban" dibuat pada tahun 1995 dan mengalami perubahan aransemen sehingga album "Keajaiban" dilepas ke pasaran pada akhir bulan Agustus 1997. Dari album yang diproduksi oleh Aquarius Musikindo ini hadirlah single lagu "Pertama", dan "Satu Yang Tak Bisa Lepas".
Reza juga mengaransemen ulang lagu yang berjudul "Dia" yang pernah di populerkan oleh Vina Panduwinata. Lagu "Pertama" milik Reza berhasil menduduki no 1 tangga-tangga lagu di Indonesia dan menjadi Hits Fenomenal disaat kemunculan pertamanya.
Album inilah yang langsung membawa Reza berhasil Meraih banyak penghargaan Bergengsi Anugerah Musik Indonesia, MTV dan sekaligus melambungkan namanya di belantika musik indonesia bahkan memberinya predikat wanita terseksi.
Tercatat Album keajaiban terjual hingga lebih dari 100.000 copy, sebagai pendatang baru merupakan prestasi tersendiri buat Reza karena tahun 1997 Indonesia sedang mengalami Krisis Moneter dan daya beli masyarakat waktu itu sedang menurun.
Ketenaran Reza membuat musisi lain ingin berduet dengannya. Bukan hanya dari Indonesia, tapi juga dari mancanegara. Tahun 2000, Reza mengeluarkan album kedua, "Keabadian" yang menghadirkan kolaborasi dengan penyanyi senior asal Jepang, Masaki Ueda di lagu "Biar Menjadi Kenangan" versi Indonesia, "Forever Peace" versi Jepang dan "The Last Kiss" versi Inggris.
Kolaborasi Reza bersama penyanyi solo Masaki Ueda menjadi first single semakin memantapkan Posisi Reza Artamevia di jajaran Penyanyi papan atas Indonesia. Lagu "Keabadian" dijadikan sountrack sinetron 'Meniti Cinta'yang disiarkan disalah satu stasiun televisi swasta.
Reza menikah dengan aktor dan politikus Adjie Massaid pada 9 Februari 1999 dan memiliki dua putri (Zahwa dan Aaliyah). Pada 17 Januari 2005 mereka resmi bercerai dengan keputusan dari Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Proses perceraian ini menjadi skandal dan kontroversi serta dieksploitasi besar-besaran oleh media gosip baik cetak dan elektronik.
Selama masa perseteruannya dengan mantan suami, Reza dikabarkan diculik di bandara Soekarno-Hatta. Setelah menghilang selama 5 hari, akhirnya diketahui bahwa Reza menenangkan diri karena sempat dikabarkan depresi. Reza berhasil ditemukan di padepokan Gatot Bradja Musti di daerah Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat.
Eksploitasi ini menambah daftar panjang artis Indonesia yang menikah, bercerai, dan melakukan kontroversi terbuka melalui media saat adu argumentasi perebutan anak. Hak asuh Anak dari pernikahan Reza dan Adjie akhirnya jatuh ke tangan Adjie. Adjie Massaid akhirnya menikah dengan Angelina Sondakh pada tahun 2009. Setelah Adjie Massaid meninggal, Reza dan Angelina Sondakh dikabarkan bekerja sama dalam mengasuh anak-anak Adjie Massaid.
http://ift.tt/2dNvAhF
0 comments:
Post a Comment